Anjuran Menghindari Krumunan Terumata Acara Keagamaaan di Tengah Wabah Corona

Berbagai kegiatan yang berhubungan dengan keramaian saat ini memang dianjurkan untuk dihindari demi kebaikan bersama. Apapun itu kegiataan keramaian semua orang harus bisa menghindarinya. Termasuk dalam menjalankan kegiatan seperti keagamaan. Mengikuti kegiatan keagamaan mungkin sudah menjadi kebiasaan yang anda lakukan. Setelah menyebarkan virus corona, kegiatan yang mengharuskan banyak orang berkumpul memang dilarang. Walaupun itu kegiatan keagamaan namun tetap harus dihindari demi menjaga kesehatan seseorang.

Setiap agama memiliki acaranya keagamaannya masing – masing. Diantara acara tersebut pasti ada yang mengharuskan berkumpulnya para umat. Larangan untuk mengadakan acara berkumpul seperti pada acara keagamaan dilakukan demi mengurangi penyebaran virus corona. Pembatasan pergerakan orang – orang telah dilakukan di berbagai wilayah yang ada di seluruh dunia. Hampir setiap negara yang ada di dunia tengah merasakan wabah yang sama yakni virus corona.

Penyebaran virus corona telah terjadi cukup lama dan hingga saat ini masih sering ditemukan kasus baru. Belum redanya penyebaran virus corona membuat berbagai kegiatan menjadi terbatas penyelenggarannya. Untuk acara – acara yang mengharuskan ramai memang tidak dianjurkan. Kegiatan keagamaan juga tidak luput menjadi sasaran claster penyebaran virus corona.

Penularan virus corona melalui kegiatan keagmaan yang bersifat berkumpul memang cukup banyak. Hal tersebut menjadikan tempat ibadah menjadi claster penyebaran virus corona dengan angka cukup tinggi. Kegiatan keagamaan tetap boleh dilakukan walaupun berada di tengah wabah corona namun dengan pelaksanaan yang berbeda. Para tokoh agama dan ormas keagamaan diminta untuk tetap memberikan layanan rohani kepada umat demi memenuhi kebutuhan kerohaniannya.

Solusi dari Pemuka Agama Atasi Larangan Berkrumunan

Anjuran Menghindari Krumunan Terumata Acara Keagamaaan di Tengah Wabah Corona

Melihat terbatasnya ruang gerak umat untuk mengikuti acara keagamaan menuntut para tokoh agama dan ormas keagamaan untuk menyediakan solusi terbaik. Ada banyak kegiatan beragama yang mengaruskan berkumpulnya umat dan pemimpin keagamaan yang tidak bisa dilakukan di tengah wabah corona. Tidak mungkin jika acara keagamaan tersebut harus ditinggalkan, para tokoh agama harus menentukan cara terbaik untuk tetap bisa melangsungkan acara tersebut. Setiap tokoh agama memiliki caranya tersendiri untuk tetap bisa memberikan layanan rohani ataupun tetap bisa menjalankan acara keagamaan di tengah wabah.

Solusi yang dianggap sangat tepat untuk saat ini adalah memanfaatkan fasilitas internet atau daring. Beberapa kejadian menunjukan bahwa angka penyebaran corona meningkat setelah mengikuti acara keagamaan secara berjamaah. Hal ini memang diluar dugaan dimana kegiatan keagamaan menjadi salah satu claster penyebaran yang harus dihindari. Saat ini peran tokoh keagamaan dan ormas keagamaan dibutuhkan demi bisa mengontrol kegiataan keagamaan untuk tidak berkurumunan.

Menjalankan acara keagamaan secara daring dipilih karena paling mudah dan tepat untuk dilakukan. Beberapa acara keagamaan telah dilakukan secara online demi membuat umat tetap berada di rumah tanpa harus melakukan krumunan. Kegiatan keagamaan yang dilakukan secara online misalnya ibadah misa mingguan, misa paskah, dan beberapa acara keagamaan lainnya. Bahkan seperti sholat Jumat berjamaah tidak dilangsungkan dan umat diminta mengerjakan ibadah sendiri di rumah masing – masing.

Tokoh Keagamaan Mendukung Kegiatan Karantina

Pemuka Agama Atasi Larangan Berkrumunan

Beberapa wilayah yang masuk daftar zona merah memang harus melakukan karantina di rumah. Kegiatan di luar rumah sangat tidak disarankan demi mengurangi angka penyebaran virus corona. Berbagai kegiatan keagamaan juga harus dilakukan di rumah. Seluruh agama pasti memiliki tujuan yang baik. Tujuan beragama adalah untuk membuat diri sehat baik secara fisik, jasmani, dan rohani. Ketika di luar tengah ada wabah yang membahayakan umat maka umat diminta untuk tetap berada di rumah demi menjaga kesehatannya.

Para tokoh keagamaan sangat mendukung adanya acara karantina. Demi memenuhi kebutuhan rohani umatnya para tokoh agama akan menyediakan cara alternatifnya tersendiri demi memenuhi hal tersebut. Peran tokoh keagaaman memang penting untuk mendukung peran pemerintah dan masyarakat untuk saat ini. Walaupun semua orang paham mengenai wabah Covid-19 ini namun tetap saja angka penambahannya tidak dapat dikendalikan.

Larangan berkrumun seperti acara keagamaan tidak hanya terjadi di Indonesia saja melainkan juga dilakukan diberbagai negara. Negara yang sama – sama merasakan wabah corona pasti akan mengambil langkah yang sama demi kebaikan bersama. Selain kegiatan keagamaan secara berkrumun yang tidak boleh dilakukan, seluruh kegiatan berkrumun lainnya juga tidak boleh dilakukan.

Kegiatan lain yang berkrumun seperti nongkrong, jalan – jalan ke mall, berwisata, dan bahkan kerja juga dibatasi. Semua kegiatan yang berjumlah banyak orang mulai dibatasi pergerakannya. Hal yang paling penting untuk dilakukan saat ini adalah mengurangi aktivitas krumunan demi mengurangi penyebaran virus corona. Setelah virus corona bisa dikendalikan maka kegiatan bisa kembali berjalan seperti biasanya. Semua orang harus bekerjasama dalam menjalankan perannya menanggulangi penyebaran virus corona.